Tanpa Pantun Dunia Manyun
Ada Apa Dengan Hari Ini?

Parikan Asyik

15 Desember 2017
Parikan merupakan jenis puisi Jawa modern yang serupa dengan pantun Melayu. Parikan dapat dianggap sebagai puisi rakyat karena hidup dan berkembang di tengah-tengah rakyat. Sebagaimana kesenian rakyat yang lain, kebanyakan wacana parikan yang ditemukan di lingkungan masyarakat Jawa tidak diketahui siapa penciptanya.

Wacana parikan dapat ditemukan dalam berbagai kehidupan masyarakat Jawa, menjadi bagian kehidupan sehari-hari dengan muatan nasihat, sindiran, senda gurau, dan sebagainya. Di samping itu parikan juga muncul sebagai seni pertunjukan, baik fungsional seperti halnya dalam pertunjukan ludrug maupun sebagai isen-isen 'isian' berupa cakepan senggakan 'syair yang meningkahi syair utama' dalam gendhing.

Jiakaka...

23 Agustus 2017
Joni jomblo juragan jengkol
Jalan jalan jumpa Jeng Juminten,
Janda judes jualan jamu Jago jarak jauh
Jurusannya Jogja-Jakarta.

Joni jelalatan, jegegas jegeges
Jari jempolnya jowal jawil
Juminten jaga jarak, Juminten jengkel
“Joni, jangan jahilin Juminten…” jerit Juminten
Joni jepit Juminten, Juminten jijik.

Jebret… Jebret!!!
Juminten jotosin Joni
Joni jatuh, jidatnya jendhol2
Joni jadi jelek, Joni jadi jera.
“Jangan, Jum… Joni janji…”

Jebulnya Juminten juara judo !.
Jiangkrikkkkk!!
Jiakaka……

Random Post

Back to top