10 Pekerjaan yang Rentan Depresi

21 Juli 2012
Dari sekian banyak pekerjaan yang umum dijalani, ada beberapa diantaranya yang rentan terhadap depresi. Pekerjaan tersebut adalah

Perawat
Pekerjaan pada dunia kesehatan ini menuntut pekerjanya, termasuk perawat untuk siap siaga 24 jam. Hal inilah yang terkadang memicu depresi berat. Apalagi pekerjaan ini menuntut ketelitian dan kesabaran. "Mereka juga pernah dianda stres, saat merawat orang sakit. Apalagi jika tidak mendapatkan dukungan positif dari pasiennya," papar Christopher Willard, Psikolog Klinis di Tufts University.

Pramusaji
Pekerjaan ini mungkin terlihat mudah, namun sesungguhnya berpotensi menimbulkan stres. Pramusaji memiliki tanggung jawab besar untuk melayani tamu atau pengunjung restoran dengan baik. Mereka harus mengantarkan pesanan dengan cepat dan tepat, agar pelanggan tidak mengeluh karena menunggu terlalu lama.
"ini pekerjaan yang sering dianggap tanpa pamrih, dan orang sering menganggap pekerjaan ini mudah," ujar Legge.

Pekerja Sosial
Para pekerja sosial dituntut memiliki empati yang tinggi untuk memberikan pertolongan, misalnya menghadapi kasus pelecehan terhadap anak-anak. Pekerjaan tersebut dapat memicu tingkat stres, apalagi mereka diharapkan bisa membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan mereka, "Waktu mereka tersita, dan yang saya lihat para pekerja sosial rentan mengalami emosi,: ujar Williard.

Dokter
Seperti juga perawat, dokter terapis dan ahli kesehatan juga memiliki pekerjaan yang berisiko terkena depresi mengingat jam kerjanya tidak teratur. Mereka dituntut siaga 24 jama, dan mempunyai tanggung jawab besar terkait nyawa pasien. "Setia hari mereka menghadapi orang sakit, penyakit, trauma dan kematian serta harus memberikan dorongan semangat pada pasien dan keluarga pasien. Hal ini sangat memungkinkan mereka menjadi stres karena berada di lingkungan yang menyedihkan," ujar Williard.

Seniman, Penulis, dan Entertainer
Meski bekerja di dunia seni dan hiburan terlihat menyenangkan, namun sesungguhnya pekerja di bidang ini memiliki jam kerja yang tidak pasti. Pendapatan pun tidak teratur. Besok kerja, lain hari menganggur. Mereka harus menghibur orang lain, meski perasaan mereka sedang sedih atau kacau.
Orang-orang yang berkecimpung di dunia kreatif, seperti penulis, juga memiliki tingkat gangguan mood yang lebih tinggi dibanding profesi lainnya. "Satu hal yang banyak saya lihat pada pekerja hiburan dan seni adalah mereka memiliki penyakit bipolar (perubahan mood secara mendadak)," kata Legge.

Lecturer
Pengajar, baik itu guru maupun dosen memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengajarkan murid-muridnya agar pintar, sementara ia juga memiliki tanggungjawab dalam keluarganya, serta sekolah dan kampus tempat mereka mengajar.
"Ada tekanan yang berbeda, dari berbagai sisi. Baik itu dari anak-anak, orangtua, dan sekolah terkait pemenuhan standar nilai. Mereka menuntut hal yang berbeda," ungkap Williard.

Staf Administrasi
Legge mengungkapkan, "Mereka yang bergelut dengan pekerjaan ini berada di garis depan dan selalu menerima berbagai macam perintah dari segala arah. Namun, mereka juga tak kuasa menolak karena berada di bagian bawah dalam hal kontrol." Terkadang mereka juga harus mengalami hari tak terduga, karena tidak mendapatkan pengakuan atas semua pekerjaan yang telah dilakukan.

Tukang Servis
Jadwal kerja mereka bervariasi dan waktunya tidak menentu. Meski libur, terkadang mereka harus tetap bekerja. Upah yang didapat pun terbilang kecil meski pekerjaan yang mereka lakukan tergolong sulit.

Akuntan atau Penasihat Keuangan
Para akuntan memiliki tanggungjawab untuk mengatur keuangan orang lain, sebuah hal yang terkadang membuatnya depresi. Mereka akan lebih merasa bersalah bila kliennya kehilangan uang.

Sales
Pekerja sales kerap bertemu klien dan menghabiskan waktu yang tidak menentu. Pendapatan mereka juga sangat bergantung pada komisi. Bahkan mereka tidak tahu persis berapa gaji yang mereka terima di bulan depan.
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

10 komentar :

  1. waw gitu ya gan, emang betul gan ane setuju ane punya temen perawat dia berkata sangat bosan sekali dengan kerjanya merawat orang sakit terus.! tapi ane beri dukungan terus.
    semua kerjaan membosankan tapi itu tergantung kita, intinya kita harus mencintai pekerjaan yang kita jalani.

    BalasHapus
  2. bener gan tapi semua pekerjaan bisa buat depresi sich, cuma bagaimana kita menjalankannya aja kalau enjoy ya pasti tidak depresi tuh

    BalasHapus
  3. wow,,, ternyata begitu tohh.. br tw sy gan.. oke deh thanks yh gan buat shre ny :D . salam sukses

    BalasHapus
  4. Biarpun bekerja dari bisnis online, di depan komputer tapi tetep aja stres mah ada

    BalasHapus
  5. Ternyata banyak juga pekerjaan yang membuat depresi kita,tapi seengaknya kerja itu bawa relax aja.

    BalasHapus
  6. semua pekerjaan punya tanggung jwb masing2

    BalasHapus
  7. Terimakasih sajiannya gan. . semoga bermanfaat ya dan sukses terusss untuk blognya
    jangan lupa mampir

    BalasHapus

Random Post

Back to top

Sugeng

Selamat
Hari

Have
a nice day

~mars~