Kisah Seekor Tikus

30 Agustus 2014
Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam, "Hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar?". Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus.

Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak, "Ada Perangkap Tikus di rumah!!! Di rumah sekarang ada perangkap tikus!!". Ia mendatangi ayam dan berteriak, "Ada perangkap tikus". Sang Ayam berkata, "Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku"
Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Lalu sang Kambing pun berkata, "Aku turut bersimpati.. . tapi maaf, tidak ada yang bisa aku lakukan". Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama,"Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali". Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata, "Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku". Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya yang berbunyi. Menandakan perangkapnya telah memakan korban. Namun ketika melihat perangkap tikusnya, seekor ular berbisa telah terjebak di sana. Ekor ular yang terjepit membuatnya semakin ganas dan menyerang istri si Petani.

Walaupun sang Suami berhasil membunuh ular tersebut, namun sang istri sempat tergigit dan teracuni oleh bisa ular tersebut. Setelah beberapa hari di rumah sakit, sang istri sudah diperbolehkan pulang. Namun selang beberapa hari kemudian demam tinggi yang tak turun-turun juga. Atas saran kerabatnya, ia membuatkan isterinya sup ayam untuk menurunkan demamnya.

Semakin hari bukannya semakin sembuh, justru semakin tinggi demam isterinya. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk diambil hatinya. Masih! Istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.
Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga ia harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi di rumah itu.

Pelajaran penting dari kisah tersebut adalah bahwa suatu ketika kita mendengar seseorang sedang dalam kesulitan atau masalah dan kita mengira itu bukan urusan kita, maka pikirkanlah sekali lagi”.

Sumber : Kisah Bermanfaat
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

43 komentar :

  1. sangat menjadi pembelajaran buat kita bahwa kita perlu membantu orang yang sedah kesusahan bukan hanya diam membiarkannya kalo kita mampu mari kita bantu

    BalasHapus
  2. seokor tikus yang sangat kisahnya unik

    BalasHapus
  3. Menarik juga gan cerita nya..
    thanks yah.

    BalasHapus
  4. kunjungan siang membaca artikelnya sangat bermanfaat sekali dan menambah wawasan saya makasih di tunggu kunjungan baliknya

    BalasHapus
  5. satu sama lain harus saling membantu, jadi ingat salah satu ayat dalam Al Qur'an, jika kita memudahkan urusan orang lain (termasuk membantu) maka Allah akan memudahkan urusan kita :)

    BalasHapus
  6. bagi saya tikus adalah hewan yang paling menjijikkan dan menjengkelkan

    BalasHapus
  7. hewan pun mempunyai sifat tolong menolong

    BalasHapus
  8. benar suatu cerita yang dapat di ambil hikmahnya untuk seorang manusia

    BalasHapus
  9. ijin nyimak artikelnya ternyata seru

    BalasHapus
  10. kunjungan sore yang bermanfaat sekali infonya

    BalasHapus
  11. luar biasa ceritanya pak,,,analogi nya keren banget..
    benar sekali terkadang kita tidak peduli terhadap masalah orang lain, padahal bisa jadi akibatnya ke kita sendiri..:)

    BalasHapus
  12. kita masih butuh oranglain untuk membantu kita, jadi bantulah orang lain ketika orang lain sedang mendapat masalah

    BalasHapus
  13. kisah yang malang sekali itulah akibat tidak kepedulian terhadap sesama

    BalasHapus
  14. wah infonya sangat menarik dan bagus sekali, thank ganz

    BalasHapus
  15. biasanya tikus itu musuhnya para petani padi dan tebu

    BalasHapus
  16. isi ceritanya sungguh luar biasa

    BalasHapus
  17. sebagai makhluk sosial kita pasti membutuhkan orang lain

    BalasHapus
  18. kisah yang sangat tak di sangka

    BalasHapus
  19. kisah yang bagus sekali mantap deh buat tikusnya akhirnya dia selamat juga

    BalasHapus
  20. kisah yang sangat baik sekali mantap deh

    BalasHapus
  21. subhanallah, ajalmah Allah yang Maha tau :D

    BalasHapus
  22. tikus yang keren, sementara yg lain kasihan :v

    BalasHapus
  23. I just couldn't leave your website before telling you that I truly enjoyed the top quality info you present to your visitors? Will be back again frequently to check up on new posts.

    BalasHapus
  24. Artikelnya sangat luar biasa menakjubkan sekali, di tunggu update selanjutnya yang lebih menarik dan bagus lagi, salam kenal dari saya Agen Vimax Asli Canada

    BalasHapus
  25. silahkan kunjungi web kami, disini anda akan menemukan jawabannya mengapa rumah jawa bagus untuk pembentukan karakter anak, anda juga akan mengetahui alasannya bahwa ternyata rumah jawa adalah lambang keagungan Tuhan. disini juga anda dapt menemukan berbagai info rumah murah,jual beli rumah
    contoh rumah minimalis ,jual rumah,rumah dijual
    rumah ,bentuk rumah minimalis,model rumah terbaru,contoh rumah minimalis
    desain rumah sederhana,model rumah minimalis
    model rumah ,denah rumah
    desain rumah,design rumah minimalis
    design rumah ,joglo
    gazebo minimalis,gazebo
    rumah joglo modern,rumah adat joglo
    rumah joglo ,properti
    gambar rumah,rumah jogja ,jasa desain rumah

    BalasHapus

Random Post

Back to top

Sugeng

Selamat
Hari

Have
a nice day

~mars~