M
enurut orang yang bukan guru, seorang guru haruslah:
hemat cermat dan bersahaja, rela tidak diberi tanda jasa, bekerja tanpa pamrih, tidak jual buku, menjunjung tinggi norma dan etika, mendidik tunas muda harapan bangsa, memiliki kepribadian yang mantap, berakhlak mulia, arif, dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik, bisa berkomunikasi, berinteraksi secara efektif, efisien dengan peserta didik, sesama guru, orang tua/wali peserta didik, masyarakat sekitar, sabar dalam menghadapi murid, memotivasi murid agar selalu ingin maju, humoris supaya murid tidak jenuh, bijaksana.
Menurut Prof Herawati Susilo MSc PhD (dari titelnya jelas banget kalau orang ini bukan guru), ada 6 kriteria guru masa depan (ideal) yaitu:
belajar sepanjang hayat, literat sains dan teknologi, menguasai bahasa Inggris dengan baik, terampil melaksanakan penelitian tindakan kelas, rajin menghasilkan karya tulis ilmiah, mampu membelajarkan peserta didik berdasarkan filosofi konstruktivisme dengan pendekatan kontekstual, tidak gagap teknologi. Dengan sederet kriteria di atas, ternyata hampir semua tidak aku miliki.
Kesimpulannya, aku ini ABG (Aku Bukan Guru), malainkan "pengajar", yaitu orang yang matapencahariannya "mengajar".