Tahapan yang lumayan susah dalam kehidupan manusia adalah "introspèksi" atau "mawas diri". Itu menurut saya.
Saya dan tulisan saya punya dua kesamaan fundamental. Pertama "Kurang Jelas", kedua "Jelas Kurang".
Kurang Jelas yang saya maksud adalah:
Sedangkan Jelas Kurangnya adalah:
Hanya kesimpulannya yang "Sangat Jelas", yaitu "Kurang Jelas dan Jelas Kurang".
Bagaimana? Sangat Jelas, Jelas, Kurang Jelas, Tidak Jelas apa Sangat Tidak Jelas?
Kalau mau yang lebih tidak jelas, klick di [sini]
Akulah si tukang nggame
Saya dan tulisan saya punya dua kesamaan fundamental. Pertama "Kurang Jelas", kedua "Jelas Kurang".
Kurang Jelas yang saya maksud adalah:
- Kurang jelas judulnya [cuman ngikuti krenteking ati, asal nulis dan nulis asal]
- Kurang jelas tujuannya [saya sendiri ndak tau]
- Kurang jelas landasan teorinya [miskin réferènsi dan malas baca2]
- Kurang jelas témanya [tak punya spésialisasi]
- Kurang jelas ditujukan pada siapa [takut salah sasaran dan tak ingin nyakiti siapapun]
Sedangkan Jelas Kurangnya adalah:
- Jelas kurang bermutu [belum ber ISO 9000]
- Jelas kurang pengalaman [terkungkung oleh rutinitas]
- Jelas kurang biaya [alasan standar]
- Jelas kurang tertata bahasanya [cuma tau Tata Dado & Doni Tata]
- Jelas kurang sempurna [tak ada gading yang mulus]
- Jelas kurang semua-muanya [dari A sampai Z dan dari Z kembali ke A]
Hanya kesimpulannya yang "Sangat Jelas", yaitu "Kurang Jelas dan Jelas Kurang".
Bagaimana? Sangat Jelas, Jelas, Kurang Jelas, Tidak Jelas apa Sangat Tidak Jelas?
Kalau mau yang lebih tidak jelas, klick di [sini]
Akulah si tukang nggame

| Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font. Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih. |







