Tiga Alasan Deddy Mizwar Mau Jadi Cawagub

14 November 2012
Aktor sekaligus sutradara senior Deddy Mizwar mempunyai tiga alasan mau mendampingi bakal calon incumbent Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dalam pemilihan kepala daerah daerah tersebut. Deddy sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wakil Gubernur, mendamping Heryawan, ke Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat.

Alasan pertama, Deddy menilai kinerja Aher baik selama menjabat gubernur lima tahun terakhir. "Aher memang bagus. Apa yang dia lakukan belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya," kata dia, di Polda Metro Jaya, Rabu 14 November 2012, tanpa merinci jenis “apa” yang dilakukan Aher. Deddy menyebut Aher berprestasi di era reformasi. "Perlu didukung."
Kedua, dia memandang rekam jejak Aher bersih. Menurut dia, Aher cukup lurus dan tidak ada kasus hukum apapun yang menjerat Aher. Deddy sudah kenal Aher sejak 6 tahun lalu. "Kang Aher sahabat lama saya," ujarnya.

Alasan terakhir, dia mau mendampingi Aher karena ingin mengabdi pula pada masyarakat tidak hanya lewat karya seni. Selama puluhan tahun dia berkarya di dunia film. "Di film kayaknya, alhamdulillah, semua sudah dapat. Itu kan dalam dunia inspirasi. Sekarang dalam sesuatu yang lebih konkret," kata Deddy. ”Saya ingin ada pengabdian lain."

Menurut Deddy, pencalonannya sebagai bentuk ibadah. "Manusia itu dimana dia berpijak adalah panggungnya untuk ibadah." Hari ini Deddy mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian di Polda Metro Jaya, untuk melengkap persyaratan administrasi pencalonan Wakil Gubernur Jawa Barat.

[tempo.co]
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Rhoma Irama Fenomenal, Tak Bisa Diremehkan

Pencalonan Raja Dangdut Rhoma Irama menjadi presiden mengundang reaksi politisi Senayan. Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) Hajriyanto Y Tohari menilai Rhoma Irama sebuah fenomena. Oleh karena itu, pencalonan Rhoma tak bisa diremehkan begitu saja oleh partai-partai politik.

"Saya rasa Rhoma Irama itu sebuah fenomena. Bahkan, fenomena itu sendiri. Rhoma itu sedikit dari penyanyi besar yang bisa membangun penggemar dan pemujanya sendiri menjadi sebuah komunitas," ujar Hajriyanto, Rabu (14/11/2012), di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Komunitas pemuja Rhoma Irama itu, kata Hajriyanto, berpeluang besar menjadi konstituennya. Oleh karena itu, masyarakat dan juga partai politik harus menghormati kesiapan serta keberanian Rhoma Irama untuk menjadi capres. Di era demokrasi ini, lanjut Hajriyanto, partai politik harus membiasakan diri untuk bersikap positif terhadap kemunculan seseorang tokoh sebagai calon presiden, siapa pun dia dan apa pun latar belakang profesinya.

"Kita tidak boleh memandang enteng seseorang yang menyatakan keinginan dan keterpanggilannya menjadi capres," ujar politisi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, Hajriyanto berpandangan sikap parpol yang meremehkan pencalonan Rhoma ini muncul karena perasaan sombong seakan-akan hanya mereka yang paling pantas dan berhak diusung menjadi capres. Padahal, konstitusi Indonesia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak memilih dan dipilih.

"Maka jadi capres itu hak konstitusional setiap warga negara. Pengalaman demokrasi deliberatif di berbagai negara membuktikan cukup banyak artis film dan penyanyi terpilih menjadi presiden dan sukses menjalankan pemerintahan," ucapnya.

[kompas]


Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Jokowi Dukung Rhoma

Ditanya soal tanggapannya mengenai isu pencapresan raja dangdut Rhoma Irama untuk pilpres 2014 Jokowi pun menyatakan dukungannya. "Dukung lah, saya dukung (pencapresan Rhoma Irama). Sebagai fans, saya akan mendukung," kata Jokowi seraya tertawa, Rabu (14/11) di Monas, Jakarta Pusat.

Seperti diketahui, Rhoma Irama kembali menjadi sorotan setelah menyatakan diri siap menjadi calon presiden di pemilihan 2014. Partai Persatuan Pembangunan juga menyatakan tidak menutup kemungkinan bakal mengusung Rhoma Irama.

Sebelumnya, pendukung Rhoma Irama yang tergabung dalam Soneta Fans Club Indonesia mengajukan Rhoma Irama sebagai calon presiden pada pemilu mendatang. Figur seniman yang religius itu diyakini mampu menjadi pemimpin besar dan membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

[suara merdeka]

Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Zaskia Si Goyang Itik

13 November 2012
Nama goyang dangdut makin beraneka. Setelah ada goyang ngebor, goyang ngecor dan goyang patah-patah, kini ada satu lagi, namanya goyang itik. Yang punya adalah Zaskia Shinta alias Syurkianih, penyanyi kelahiran Bekasi tanggal 27 April 1990.

Menurut dia, goyang itik itu ditemukannya sendiri saat nyanyi pas di kampung. Sejak dulu sudah goyang seperti itu. Tapi dinamakan begitu waktu single 'Satu Jam' dirilis.


Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Kasus Diego Michiels

Bagi pecinta sepak bola tanah air pasti amat sangat kenal dengan sosok Diego Michiels bek andalan tim nasional kita. Dan khalayak juga sudah tahu kasus yang sedang menimpanya, yaitu pelanggaran Pasal 170 tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman selama lima tahun.

Diego diduga mengeroyok seorang mahasiswa bernama Mef Paripurna di Parkiran Basement 2, Senayan City Jakarta Pusat pada hari Kamis dini hari tanggal 8 November 2012.


Belajar dari kasus Diego Michiels, bahwa setiap perbuatan buruk adalah perbuatan buruk, atau buruk demi buruk (malum proptem malum). Meskipun Diego merupakan anggota timnas yang dapat mengharumkan nama bangsa dengan permainan bolanya, aparat kepolisian tidak bisa pilih kasih dalam proses hukum.
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Random Post

Back to top

Sugeng

Selamat
Hari

Have
a nice day

~mars~