The Flowers of War: Arti Pengorbanan Sejati di Tengah Peperangan

21 Juni 2012
Pasca Jepang merebut kota Shanghai di tahun 1937, mereka kemudian melebarkan jajahannya ke wilayah Nanking dengan membunuh semua penduduk yang ada di lokasi tersebut. Di tengah konflik yang kian memanas itu, seorang petugas pemakaman bernama John Miller (Christian Bale), terjebak di sebuah gereja Katolik bersama para biarawati belia yang mencoba berlindung dari ancaman tentara Jepang.

Sesuai perjanjian perang kedua negara, gereja Katolik tersebut diketahui sebagai lokasi yang netral dari situasi konflik. Oleh sebab itu, banyak penduduk sipil yang berusaha berlindung ke dalam gereja termasuk para pelacur yang ada di wilayah Nanking. Melihat keadaan tersebut, sosok John yang cuek mulai memanfaatkan keadaan dengan mengambil harta benda yang ada di dalam gereja, sekaligus menyewa jasa salah satu pelacur seksi bernama Yu Mo (Ni ni).

George (Tianyuan Huang) selaku pembimbing para biarawati, pada awalnya tidak suka dengan sikap cuek John. Namun karena John berasal dari negara Barat yang tidak bisa disentuh oleh tentara Jepang, George pun berusaha menahan diri lantaran dianggap bisa menjadi solusi untuk keluar dari kota Nanking. Ketika tentara Jepang melanggar janji dengan menerobos gereja dan berusaha memperkosa para biarawati, John akhirnya merasa terpanggil untuk berani mengambil resiko terbunuh demi menyelematkan mereka.

Film The Flowers of War yang memiliki judul asli Jin Líng Shí San Chai ini, diadaptasi dari novel laris karya Gelin Yang, mengenai tragedi Nanking yang diketahui sebagai peristiwa paling memilukan di sejarah negara China pada abad ke-20. Menurut fakta sejarah, tragedi Nanking memakan korban jiwa sebanyak 300 ribu orang dan 80 ribu wanita di perkosa. Melihat fakta mengerikan tersebut, maka tak heran jika film The Flowers of War menampilkan banyak sekali adegan-adegan yang tergolong sangat sadis, mulai dari pembunuhan hingga perkosaaan.

Meskipun film ini menawarkan suasana yang sangat menegangkan dan memilukan, namun dalam perjalanan kisahnya layar lebar ini justru banyak memberikan pesan mengenai makna arti sebuah pengorbanan dan kehormatan sebagai umat manusia yang bernegara. Hal itu diwujudkan lewat karakter John Miller, mayor Li (Tong Dawei), Meng (Kefan Cao), Shujuan Meng (Xinyi Zhang), George, dan Yu Mo, yang saling bahu membahu meskipun diantara mereka bisa saja menyelamatkan diri tanpa perdulikan orang lain.

Yang menarik adalah, sekelompok pelacur yang tadinya dianggap mengotori kesucian gereja dan dipandang sebelah mata karena selalu mengutamakan materi, di film ini mereka justru menjadi juru kunci demi keselamatan para biarawati dan John Miller. Meskipun kesan dari film ini sudah sangat mencekam dan menegangkan, namun naskah dari film tersebut tidaklah sesuai dengan kenyataannya. Karena tidak ada yang selamat dari wilayah Nanking atau bisa keluar dari kawasan tersebut dengan keadaan bernyawa.

Dengan karakter John Miller yang ada di tengah konflik antara negara China dan Jepang, tentunya film tersebut mengandung tiga bahasa yang berbeda. Dialog dalam bahasa Inggris, China, dan Jepang di film ini dipastikan tetap bisa dipahami dengan bantuan teks terjemahan yang ada di layar bioskop.

Secara keseluruhan, film garapan sutradara Hero (2002) Yimou Zhang, sangatlah menarik untuk disimak karena dinilai bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dan rasa kemanusiaan antar sesama, maupun dengan pihak lain yang berbeda. Film ini seakan berkata, ‘Perang bukanlah sebuah solusi karena kedua pihak yang bersengketa pada akhirnya tetap akan kalah’.
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Kualifikasi MotoGP Inggris

17 Juni 2012
Urutan start MotoGP Inggris:
1. Alvaro Bautista Gresini Honda 2m03.303s
2. Ben Spies Yamaha 2m03.409s + 0.106s
3. Casey Stoner Honda 2m03.423s + 0.120s
4. Jorge Lorenzo Yamaha 2m03.763s + 0.460s
5. Daniel Pedrosa Honda 2m03.835s + 0.532s
6. Hector Barbera Pramac Ducati 2m03.876s + 0.573s
7. Nicky Hayden Ducati 2m04.162s + 0.859s
8. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha 2m04.304s + 1.001s
9. Stefan Bradl LCR Honda 2m05.035s + 1.732s
10. Valentino Rossi Ducati 2m05.416s + 2.113s
11. Aleix Espargaro Aspar Aprilia 2m06.283s + 2.980s
12. Randy de Puniet Aspar Aprilia 2m06.303s + 3.000s
13. Yonni Hernandez Avintia FTR-Kawasaki 2m06.814s + 3.511s
14. Michele Pirro Gresini FTR-Honda 2m07.016s + 3.713s
15. Colin Edwards Forward Suter-BMW 2m07.376s + 4.073s
16. Mattia Pasini Speed Master Aprilia 2m07.511s + 4.208s
17. James Ellison Forward Suter-BMW 2m08.228s + 4.925s
18. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 2m08.686s + 5.383s
19. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki 2m10.092s + 6.789s
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Random Post

Back to top

Sugeng

Selamat
Hari

Have
a nice day

~mars~