Twain

12 Desember 2008



T
iap hal, pasti ada yang baik ada yang tidak, ada yang penting ada yang tidak dan ada yang énak ada yang tidak. Di sini saya cuman melihat yang penting2 saja, yang énak2 saja, karena ndak ada seorangpun dari kita yang ndak suka yang énak2.

Knapa judulnya twain?. Jangankan sampéyan, saya yang nulis aja ndak tau knapa kok. Intiné bèn keliatan nylenèhlah. Ngumpani Google dowang

Apa yang saya tulis ini cuman vèrsi saya, sampéyan boleh ndak sependapat. Twain yang saya maksud bisa kata ulang, bisa pula sekedar twain.

Dan inilah twain yang saya susun sesuai selera saya:


  • su-su : menyehatkan dan menarik hati, cocok untuk segala usia. Yang murni, yang pabrik sama énaknya. Mau sehat minumlah susu, mau cantik mandilah susu, mau diumpat orang senggollah susu


  • gi-gi : sumber wibawa. Tanpa gigi, jangankan sampéyan. Macanpun keliatan culun

  • pi-pi : bayangkan kalau wajah kita tanpa itu

  • paru-paru : sumber kehidupan. Entah paru2 kita, paru2 kota bahkan paru2 dunia

  • ondé-ondé, empèk-empèk, otak-otak, osèng-osèng, oblok-oblok : semua énak, semua lezat

  • olèh-olèh : yang kita harapkan dari orang yang bepergian

  • goyang-goyang, ongkang-ongkang : èksprèsi jiwa santai yang mudah dan murah dijalankan.

  • jalan-jalan, kota-kota : hampir semua kita suka melakukannya, sembari cuci mata

  • makan-makan, minum-minum : lebih dari sekedar makan dan minum. Idèntik dengan pesta atawa makan besar

  • èsèk-èsèk : beresiko, tapi banyak yang suka melakukannya

  • gula-gula : laki2 yang pengin panjang umur perlu mencoba mengolèksinya

  • ancang-ancang : dalam skala besar disebut perencanaan. Maling, pedagang, pegawai, buruh, pacaran, kencing atau kegiatan apapun, sebaiknya lakukan ancang2 terlebih dahulu


  • kgoiyr-kgoiyr : jyteewq cdseinu hyt plmnooi aiqwe bgzod vemkj. Yang ini bahasa langit, hanya orang tertentu yang punya kamusnya. Saya sendiri ndak punya

Melihat susunan yang saya buat, sangat kelihatan bahwa tulisan saya ndak terkonsèp sama sekali. Ndak apa2, ini memang saya sengaja biar sampéyan punya materi buat ngritik dan nambahi tulisan saya. Ini adalah strategi.

Seperti biasa, saya percaya yang nyasar ke sini adalah orang2 kreatif di bidangnya dan pasti memberi masukan yang brilian. Saya suka orang seperti sampéyan.
Sumpah!

mastermini
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Anto apa Homo?

10 Desember 2008



K
ilas balik ke Pelajaran Bahasa Indonesia ketika kita di SMP, semua pasti pernah mendengar istilah antonim dan homonim (walau sekarang dah lupa karena yang diingat cuman sejenis paypall, SEO, adsense dan sejenisnya). Antonim adalah lawan kata (misalnya naik-turun, panas-dingin, boleh-ndak boleh), homonim adalah satu kata tapi punya makna berbeda (contoh yang paling klasik adalah kata 'bisa' pada kalimat "Ular bisa menelan" dan "Ular punya bisa".

Yang aneh adalah kata 'bebas'. Ada 'bebas' yang bermakna boleh, tapi ada 'bebas' yang bermakna ndak boleh.

Lha yang begini ini termasuk antonim apa homonim?.

Ini contoh kata 'bebas' yang bermakna boleh atau bener2 bebas:


  • bebas bicara (boleh bicara semaunya)


  • bebas makan minum (boleh makan minum sepuasnya)


  • bebas parkir (boleh parkir sembarangan)


Ini contoh kata 'bebas' yang maknanya ndak ada atau ndak boleh ada.


  • bebas rokok (ndak boleh ngrokok)


  • bebas becak (ndak boleh ada becak berkeliaran)


  • bebas biaya (ndak pakai ongkos)


Kerancuan ini bermula ketika orang mulai menggunakan istilah 'bebas banjir', 'bebas becak', 'bebas rokok' dan bebas sejenis begituan.

Yang bener, 'bebas' itu maknanya boleh apa justru ndak boleh sich?

mastermini
Postingan ini dilengkapi fasilitas pengaturan jenis dan ukuran font.
Pilih dan atur sesuai selera agar nyaman di mata. Terima Kasih.

Random Post

Back to top

Sugeng

Selamat
Hari

Have
a nice day

~mars~